Minggu, 19 Oktober 2014

Setelah sebelumnya kita sudah membahtas pengertian proses, sekarang kita belajar tentang status proses dan kontrol proses. Sebelum itu, mari kita review terlebih dahulu apa itu proses.

Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Proses terdiri dari beberapa bagian yaitu :

  • Kode Program
          Bisa saja shared code yaitu kode yang digunakan oleh banyak proses.

  • Sekumpulan Data
          Variabel, stack, dsb.
  • Atribut
          Mendeskripsikan status dari proses

Berikutnya kita bahas tentang proses kontrol.

Proses control block

Tiap proses digambarkan dalam sistem operasi oleh sebuah process control block (PCB ). PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik, termasuk hal-hal dibawah ini:

1.Status proses: status mungkin, new, ready, running, waiting, halted, dan juga banyak lagi.
2.Program counter: suatu stack yang berisi alamat dari instruksi selanjutnya untuk dieksekusi untuk proses ini.
3.CPU register: Register bervariasi dalam jumlah dan jenis, tergantung pada rancangan komputer. Register  tersebut termasuk accumulator , indeks register, stack pointer , general-purposes register , ditambah code information pada kondisi apa pun. Besertaan dengan program counter, keadaaan/status informasi harus disimpan ketika gangguan terjadi, untuk memungkinkan proses tersebut berjalan/bekerja dengan benar setelahnya (lihat Gambar 2-3).
4.Informasi managemen memori: Informasi ini dapat termasuk suatu informasi sebagai nilai dari dasar dan batas register, tabel page/halaman, atau tabel segmen tergantung pada sistem memori yang digunakan oleh sistem operasi (lihat Bab Managemen memori).
5.Informasi pencatatan: Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu riil yang digunakan, batas waktu, jumlah akun jumlah job atau proses, dan banyak lagi.
6.Informasi status I/O: Informasi termasuk daftar dari perangkat I/O yang di gunakan pada proses ini, suatu daftar berkas-berkas yang sedang diakses dan banyak lagi.
7.PCB hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang dapat bervariasi dari proses yang satu dengan yang lain.





Trace dan Dispatcher
-Setiap proses memiliki daftar instruksi yang harus dijalankan
-Daftar ini disebut dengan trace
-Dispatcher merupakan suatu program kecil yang men-switch processor dari satu proses ke proses lainnya

Eksekusi Proses
• Anggap ada 3 proses yang akan dieksekusi
• Semuanya ada di memory (ditambah dispatcher)


• Sementara, abaikan memory virtual.

Status Proses dapat dibedakan menjadi dua status
– Berjalan (running)
– Not-running

image
Diagram Antrian

image
Creation and Termination Proses (proses dibuat dan diberhentikan)
Berikut ini adalah alur dari pembuatan danpemberhentian process :
- Buat batch baru
- Login interaktif
- Dibuat oleh SO untuk menyediakan layanan
- Ditelurkan oleh proses existing
Termination
- Selesai normal
- Memory unavailable
- Error proteksi
- Intervensi Operator atau SO
Create Proses
• SO membangun suatu struktur data untuk mengelola proses tersebut
• Biasanya, semua proses dibuat oleh SO
– Tetapi SO juga membolehkan proses yang sedang berjalan membuat proses lain
• Aksi ini disebut process spawning
– Proses induk (parent) adalah original, membuat proses anak, ia juga proses
– Proses anak (child) merupakan proses baru
Penghentian Proses
• Harus ada cara yang dapat menandakan bahwa suatu proses selesai.
• Indikasi ini dapat berupa:
– Instruksi HALT membangkitkan suatu interupsi alert untuk SO
– Aksi pengguna (seperti log off & keluar dari suatu aplikasi)
– Suatu kesalahan atau error
– Dihentikan oleh proses induk


Proses yang tertunda (suspended)
•Prosesor lebih cepat dari I/O, sehingga semua proses akan menunggu untuk I/O
–Tukar (swap) proses tersebut ke disk untuk membebaskan memori dan menggunakan prosesor pada proses yang lain
•Keadaan diblok menjadi keadaan tertunda (suspend) ketika dipindahkan ke disk
•2 keadaan baru:
Blocked / suspend

Ready / suspend

Tabel Kontrol OS

•Sistem operasi mengatur proses dan sumber daya dengan cara menyimpan informasi tentang status saat ini dari setiap proses dan sumber daya

•Sejumlah tabel dibuat untuk setiap proses yang diatur oleh sistem operasi

-Memory tables digunakan untuk menjaga pelacakan terhadap memori utama dan memori sekunder
-I/O Tables digunakan oleh sistem operasi untuk mengatur perangkat I/O dan kanal dari komputer
-File Tables menyediakan informasi tentang:
   *Keberadaan dari file
   *Lokasi pada memori sekunder
   *Status saat ini
   *Atribut lainnya

Nah, sekian penjelasan tentang proses, status proses dan kontrol proses. Terima kasih sudah menyimak.



0 komentar:

Posting Komentar